Laman

Minggu, 11 Oktober 2015

Alfin Defri Wandi



Alfin Defri Wandi
Sebuah anugrah terindah yang pernah Tuhan titipkan padaku. Remaja kelahiran 1998 yang baru saja berumur 17 tahun pada tanggal 08 maret lalu. Aku sangat menyayanginya. Meski pada akhirnya, kami terjebak dalam hubungan putus nyambung seperti ini. Sakit memang, namun apa daya, itu semua di luar kuasa ku. Aku berusaha untuk tidak memaksa seseorang supaya bisa tetap bersamaku. Toh, jika memang kami ber jodoh, maka sejauh apapun jarak yang memisahkan kami, pasti suatu saat kami akan bersama juga. Waktulah yang akan mempertemukan kami kembali.
Alfin Defri Wandi
Tentang nya, semuanya telah aku ceritakan kepada orang orang yang aku percaya, bahwa dia berhasil membuat aku sayang kepadanya. Dan tentang dia, juga akan saya ceritakan kepada anak anak saya kelak, di saat mereka bertanya cinta itu seperti apa.
Alfin Defri Wandi
Dengan sifat polosnya, dia berhasil menghipnotis ku. Menarik ku ke dalam gravitasinya. Membuat ku kembali merasakan, bagaimana rasanya mencintai seseorang dengan tulus. Meski, di saat kami bertemu, memang sedikit berbicara, hanya sesekali menatap dan tersenyum penuh arti. Meninggalkan sisa sisa kenangan indah yang akan selalu melekat di memori. Dan kenangan adalah saksi bahwa kami pernah bersama. Dan sekarang, dia telah menjadi sesuatu yang paling sulit untuk ku lupakan.
 Alfin Defri Wandi
Alfin.. Aldewa.. begitu teman teman memanggilnya, tapi aku punya panggilan kecil untuk nya, “CeGe”. Satu kata namun punya makna yang dalam. Meski banyak yang bertanya apa makna kata itu, aku hanya tersenyum simpul dan memilih diam. Biarlah orang orang pilihanku saja yg mengerti makna kata itu. Ibarat panggilan sayang, aku juga punya nama kecil, “CeCe”. Dialah yang memberi ku nama itu. CeGe & CeCe. Sebuah nama Couple. Sangat manis. Aku menyukainya. Karna dia orang pertama yg memberiku nama Couple. Ternyata, di balik sifat pendiamnya, tersimpan sisi romantis yang tak bisa di tebak dengan kasat mata.
Alfin Defri Wandi
Aku menyukai nya dari setiap sudut di kehidupannya. Terserah orang lain berkomentar apa tentang nya. Ini perasaan ku, dia akan selalu menjadi sosok sempurna di hati ku. Dia pernah menjadi seseorang yg paling indah dalam hidup ku. Like a libra girl’s, aku akan selalu menghargai setiap moment bersamanya. Tak peduli baik atau buruk, moment bersamanya adalah abadi di memori otak ku. Kecuali jika aku amnesia.
Alfin Defri Wandi
Langitku dan langitnya, menggelap bersama, detikku dan detiknya, berdetak seirama. Aku menyukai setiap moment bersamanya. Bahkan tak jarang aku  menuliskan kisah ku di dalam sebuah buku usang tentang hari hari ku bersamanya. Buku yang akan menjadi saksi bisu dalam perjalanan ku. Separoh dari buku itu adalah tentang nya. Aku jatuh cinta padanya.
Alfin Defri Wandi
Remaja pria dengan zodiac Pisces. Seseorang yang selalu berhasil mencuri perhatianku. Aku selalu bertanya, akankah aku bisa berhasil mencuri perhatiannya sehebat dia telah berhasil mencuri perhatianku.
Alfin Defri Wandi
Mau jadi apapun dia di dalam hidupku. Pacar. Mantan. Teman. Kakak. Adek. Saudara bahkan musuh sekali pun. Dia sudah punya porsi tersendiri di hati ini. Sudah punya cerita tersendiri di hidup ini. Jalani saja. menyatu tak harus dalam satu ikatan. Cukup batin yang terekat kuat. Aku percaya. ‘Dia untukku’ sebagai apapun itu.
Alfin Defri Wandi
Dan kalian tau, siapa orang yang paling aku sayang sekarang ini? Dia adalah kata pertama dan terakhir dari tulisan tulisan ini.
Alfin Defri Wandi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar